Menghadapi MEA, Mahasiswa Harus Bersinergi dengan Masyarakat

Foto: Luvita Wilya Henri
Foto: Luvita Wilya Henri

Teknokra.com: Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) telah resmi bergulir sejak 1 Januari 2016 lalu. Kapitalisasi perdaganganpun telah ditandai dengan dibukanya keran perdagangan bebas yang mengurangi, bahkan menghilangkan tarif.

Negara-negara Asia Tenggara mulai bermanuver memasukkan barang dan jasanya ke negara-negara lain dalam kawasan. Alhasil persaingan akan semakin sengit, baik dalam arus perdagangan barang maupun jasa, yang telah diatur dalam blueprint kesepakatan MEA.

Bukan hanya di sektor negara, daerahpun akan merasakan denyut persaingan yang semakin memanas ini. Keunggulan-keunggulan daerah mesti digali untuk dapat memanangkan persaingan ini, atau setidaknya tidak tergerus olehnya.

Lampung memiliki berbagai sumber daya alam yang menjadi sektor unggulan di pasar internasional. Lada, kopi, dan damar, menjadi salah satu komoditi yang diekspor dengan nilai sekitar 100 juta dollar Amerika Serikat (AS) setiap bulannya, meski masih sering mengalami fluktuatif. Bahkan Tribun Lampung mencatat, total ekspor Lampung per Januari hingga Oktober 2015 mampu menembus 3.284 juta dollar AS.

Asrian Hendi Cahya, pegawai Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Lampung, saat menjadi pemateri dalam yang diadakan oleh BEM U Unila, Kamis (14/1) mengatakan bahwa Lampung memiliki keunggulan di bidang pertanian. “Bidang pertanian mampu menjadi peluang atau senjata untuk memajukan provinsi lampung dalam menghadapi MEA,” ujarnya.

Namun, dalam diskusi yang bertema “Kesiapan Lampung Dalam Menghadapi MEA” ini, ia menyayangkan pemasaran bidang pertanian Lampung tidaklah maksimal. “Sayangnya orang-orang yang harusnya mengerti sistem pemasaran dan pertanian justru tidak terjun kedalam spesifikasi bidang yang di pelajari nya seperti mahasiswa pertanian yang setelah lulus malah terjun ke perbankan,” ungkapnya.

Untuk mengatasi persoalan ini, Asrian berharap mahasiswa dapat terjun membantu masyarakat menyukseskan MEA. “Mestinya mahasiswa mampu bersinergi dengan masyarakat dan petani untuk memajukan sektor pertanian di lampung untuk menyukseskan MEA” lanjutnya.

Laporan : Ariz Nisrina

Editor : Wawan Taryanto

Redaksi Teknokra

https://teknokra.com

Kami adalah Unit Kegiatan Mahasiswa yang bergerak dalam bidang peliputan, penelitian, dan penerbitan berita, baik berita kriminal, prestasi, ekonomi, ataupun berita-berita lain dalam bentuk straight news maupun feature, tulisan maupun animasi dan video. Nama lengkap kami adalah Unit Kegiatan Penerbitan Mahasiswa (UKPM) Teknokra Universitas Lampung. Berkedudukan di Universitas Lampung, sehingga artikel kami lebih mengenai Universitas Lampung, dan Lampung.

Related post