Tingkatkan Keterampilan dengan Aplikasi Terampil

Ilustrasi oleh Dhea Putri Utami

teknokra.com: Tim Parakiyay merupakan mahasiswa jurusan Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung yang menciptakan platform pembelajaran berbasis teknologi mobile. Aplikasi bernama Terampil ini telah memiliki lima mitra kerja sebagai instruktur keterampilan bidang teknologi yang siap datang ke rumah.

Tim pembuat aplikasi terampil diinisiasi oleh Tantut Wahyu Setyoko (Ilmu Komputer ’16) sebagai Business & System Analyst, Aulia Ridho Verohika (Ilmu Komputer ’16) sebagai programmer, dan Rifki Aflaza Arba (Ilmu Komputer ’16) sebagai UI & UI Designer. Tantut Wahyu Setyoko mengatakan ide pembuatan aplikasi dikerjakan sejak agustus 2019.

“Kami bersama para dosen pembimbing yaitu Pak Tristiyanto dan Ibu Anie Rose Irawati sama-sama merintis dari awal sekali,” kata Tantut.

Aplikasi ini tersedia dan dapat diunduh di Play Store Android. Pelanggan cukup memesan instruktur dibidang yang diinginkan. Selanjutnya, pelanggan harus menunggu beberapa waktu sampai intruktur datang. Para instruktur memiliki kemampuan untuk memberi pengajaran pembuatan website, jaringan, desain grafis, dan multimedia video.

Selain itu, Aplikasi ini juga menyediakan video-video pembelajaran profesi berbayar. Video pembelajaran profesi yang disediakan, sudah disesuaikan dengan kurikulum Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

“Semua video dan pembelajaran yang tersedia sudah kami sesuaikan dengan kurikulum yang dibutuhkan saat sertifikasi profesi,” ujar Tantut sambil menjelaskan isi aplikasi Terampil.

Salah satu anggota tim Parakiyay, Aulia Ridho Verohika mengatakan sering mengalami kendala error atau bug dalam aplikasi. “Tapi alhamdulillah error atau bug tersebut dapat cepat teratasi bersama tim dalam waktu yg tidak terlalu lama. Jadi proses pembuatan aplikasi dapat selesai tepat waktu,” ujarnya.

Aplikasi terampil pertama kali diperkenalkan ke publik dalam acara IT Today 2019. Dalam kesempatan ini juga, tim para kiyay mendapatkan juara tiga dalam acara yang diselenggarakan di Institut Pertanian Bogor ini. Mereka berharap bisa mendapatkan pendanaan dari investor.

Nantinya keuntungan yang mereka terima, tim Parakiyay bisa memperbaiki pelayanan di aplikasi terampil. Selain itu, mereka juga ingin mengembangkan dan memperbanyak kelas keterampilan yang tersedia di aplikasi sesuai kebutuhan masyarakat. Melihat di awal pembuatan aplikasi ini hanya tersedia satu keterampilan yaitu di bidang teknologi.

Tidak hanya soal adanya pendanaan. Tim Parakiyay juga mengaharapkan, para pengguna yang telah menggunakan aplikasi terampil mempunyai kesan yang positif.

“Karena kami ingin membantu mereka bisa mendapatkan akses pendidikan keterampilan yang sesuai dg kurikulum yang sudah diterapkan oleh badan Nasional sertifikasi profesi,” ujar Tantut.

Tantut Wahyu Setyoko mengatakan membuat aplikasi Terampil merupakan salah satu bentuk konstribusi kepada Indonesia. Ia menjelaskan pemerintah Indonesia mempunyai visi yaitu Sumber Daya Manusia (SDM) unggul, Indonesia maju. Salah satu indikator dari visi ini adalah adanya pengembangan SDM melalui pendidikan keterampilan akan menciptakan inovasi yang disruptif. Demi mewujudkan mimpi tersebut, Parakiyay menciptakan aplikasi terampil.

“Media pembelajaran ini untuk memberikan suatu solusi untuk visi pemerintahan tersebut,” pungkasnya.

Penulis Fahimah Andini

Catatan redaksi tulisan ini juga dimuat di Tabloid Teknokra edisi 160

Pemimpin Redaksi

Related post