Bantuan Pembelajaran Daring Unila Dinilai Kurang Efektif

teknokra.com: Bantuan dana pembelajaran daring telah diberikan sebulan sebelum perkuliahan usai. Hal ini menuai berbagai tanggapan dari mahasiswa.

Menurut Happy Tasyabila (Administrasi Bisnis ‘19), bantuan ini seharusnya diberikan sejak awal perkuliahan daring karena kegiatan pembelajaran lebih banyak menggunakan aplikasi. “Kalo sekarang kan tinggal UAS (Ujian Akhir Semester) jadi udah jarang kegiatan belajar pake aplikasi yang menghabiskan banyak kuota,” ucapnya.

Senada dengan Happy, Abdillah (Pend. BK ’17) mengatakan bantuan ini telat diberikan. “Telat, saya sudah beli 27 GB, 15 GB itu didapatkan cuma sekali atau dapat sebulan sekali, kalo sebulan sekali juga nggak cukup buat nurutin tugas-tugas yang diberikan dosen,” katanya.

Menurut Murni Sari (Administrasi Bisnis ‘19), bantuan ini tidak adil karena kuota yang didapat per provider berbeda.  “Bantuan yang saya dapat 8 GB itu provider nya XL 40 ribu kalo diuangin, kalo teman saya pakai provider 3 dapat kuota 12 GB yang kalo dinominalisasi 50 ribu,” ujarnya.

Winda Mega Cantika (PG PAUD ‘18) mengatakan pemberian bantuan dana pembelajaran daring ini berguna untuk mengurangi biaya internet. “Menurut saya berguna sekali karena membantu mengurangi beban untuk membeli kuota internet,” pungkasnya.

Penulis: Farid Rifqi

Editor: Sri Ayu Indah Mawarni

Redaktur Jaringan

https://teknokra.com

Related post