Masa Kritis Rangking Webometric

unila

Teknokra.com: Peringkat webometric Unila per Juli 2011 mengalami penurunan ke posisi 25 nasional versi www.webometric.info. Sebelumnya pada Januari 2010 peringkat Unila berada di posisi 19.

Dalam versi lain melalui www.4icu.org, Unila bahkan menempati rangking 31 nasional. Unila kalah jauh dari Universitas Sriwijaya yang berada di posisi 13 nasional.

Kondisi ini tentu menjadi catatan miris, mengingat Unila pernah berada di posisi 12 nasional pada 2006. Selain itu, sejak 2010, Unila telah menaikan kapasitas bandwidth hingga 100 iix/50 (150 mbps dedicated) yang digunakan dalam menunjang kepentingan akademik.

Pada sisi lain, upaya peningkatan penggunaan blog baik oleh dosen maupun mahasiswa juga tengah digalakkan Unila. Jaringan local area networking (LAN) juga sudah dipasang merata di seluruh fakultas.

Ditemui di ruang kerjanya, pada Selasa (20/9), Komaruddin selaku ketua Bulletin Board Service (BBS) Unila mengatakan, peringkat webometrics Unila secara nasional memang menurun sejak tiga tahun terakhir. Namun untuk tingkatan peringkat Asia Tenggara, Unila justru mengalami peningkatan dari posisi 78 pada Januari 2011 ke peringkat 76 pada Juli 2011.

Menurut Komar, penurunan peringkat ini disebabkan Unila kalah cepat dengan universitas lain dalam pengelolaan web. “Kita sedang program melangkah tapi ternyata kampus lain memakai program berlari,” tutur Komar menganalogikan lambatnya kinerja pengelolaan web.

Pengaksesan siakad Unila juga mempengaruhi peringkat webometrics, meski pengaruhnya tidak terkait secara langsung. Pengaksesan web Unila secara aktif akan menambah kontribusi dalam peningkatan webometrics.

Tri Nurjanah (Peternakan ’09), mengaku hanya mengakses siakad atau web Unila pada saat musim siakad saja. “Penampilan web Unila juga kurang menarik dan beritanya juga begitu-begitu saja,” ujarnya.

Webometric merupakan sistem perangkingan universitas sedunia berbasis web sebagai media promosi institusi secara global. Mendukung inisiatif akses terbuka, publikasi ilmiah dan materi akademik lainnya. Pemeringkatan webometrics dijadikan ajang universitas di dunia untuk meningkatkan keaktifan dalam pengelolaan dan publikasi diri di internet.

Peringkat webometrics dinilai dari empat indikator, visibility (50%) yakni jumlah tautan eksternal spesifik yang diterima situs web, size (20%) yakni seberapa banyak subdomain atau halaman yang berada dibawah domain pada website universitas. Rich file (15%), jumlah halaman yang diperoleh dari mesin pencari internet, scholar (15%), jumlah artikel ilmiah dan situs yang diperoleh dari google scholar.

Mantan Pembantu Rektor IV Unila, Prof Satria Bangsawan, yang pernah menangani pengelolaan web Unila mengatakan, turunnya peringkat webometrics bukan mengartikan Unila tak berkualitas. Namun tak dipungkiri webometrics juga dapat meningkatkan peringkat universitas secara global.

Webometrisc mencerminkan kinerja dari perguruan tinggi atau institusi yang dipublikasikan melalui web. Kinerja itu tercermin dari penelitian dosen, metode pengajaran dosen, kegiatan-kegiatan akademik universitas. “Kita punya penelitian serta buku-buku tapi belum diunggah jadi tidak terlihat kinerjanya. Semua itu harus diunggah,” ujar Dekan Fakultas Ekonomi ini.

Satria menuturkan, saat menangani web, pihaknya pernah membentuk tim manajemen web yang secara intens mengelola web. Hasilnya, Unila berhasil menempati posisi 17 nasional pada Juli 2008. “Perlu dibentuk tim dan harus dilakukan evaluasi setiap minggu agar kinerjanya terpantau.”

Semua perangkat civitas akademika Unila juga harus ikut berpartisipasi. Dosen mesti rajin mengunggah karya tulis dan tugas-tugas perkuliahan ke blog para dosen. Sehingga mahasiswa akan turut serta mengakses blog dosen yang tertaut pada web Unila yang secara langsung dapat terhubung ke webometrics. Mahasiswa juga dianjurkan membuat email dengan domain Unila. Begitu juga dengan pembuatan blog mahasiswa, serta harus sering diupdate.

Bila dikaitkan dengan visi pencapaian top ten university 2025, tentu terus menurunnya peringkat webometric mesti dijadikan pelajaran tentang sejauh mana keseriusan dan konsistensi Unila dalam upaya mencapainya.* Oleh : Syinthia Kamala

Grafis, Data peringkat web Unila 2008-2011 (versi: www.webometric.info)

Juli 2008 17 nasional

Januari 2009 22 nasional

Juli 2009 19 nasional

Juli 2010 21 nasional

Juli 2011 25 nasional

Redaksi Teknokra

https://teknokra.com

Kami adalah Unit Kegiatan Mahasiswa yang bergerak dalam bidang peliputan, penelitian, dan penerbitan berita, baik berita kriminal, prestasi, ekonomi, ataupun berita-berita lain dalam bentuk straight news maupun feature, tulisan maupun animasi dan video. Nama lengkap kami adalah Unit Kegiatan Penerbitan Mahasiswa (UKPM) Teknokra Universitas Lampung. Berkedudukan di Universitas Lampung, sehingga artikel kami lebih mengenai Universitas Lampung, dan Lampung.

Related post