Lestarikan Tanah dengan Pupuk Kompos

teknokra.com: Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung mengajak warga Desa Tanjung Waras untuk melestarikan tanah dengan pembuatan pupuk kompos. Acara ini berlangsung di kantor desa Bukit Kemuning Lampung Utara, Jum’at (18/1).

Koordinator acara, Ricky Okta Vindika mengatakan salah satu cara untuk melestarikan tanah dengan pemupukan. “Pupuk kompos adalah salah satu pupuk alami yang ramah lingkungan dan memiliki nilai ekonomis,” jelasnya.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Amtsari menyampaikan bahwa penggunaan pupuk kompos ini sangat baik untuk menjaga kondisi unsur hara dalam tana. Selain itu, untuk pengurangan penggunaan pupuk kimia pada tanaman.

Proses pembuatan pupuk kompos ini cukup sederhana dan bahannya dari limbah rumah tangga. “Bahan-bahan yang digunakan seperti batang pisang, limbah sayuran dan mikroorganisme yang terkandung dalam EM-4 atau mikroorganis melokal (MOL). Metode yang digunakan sama dengan pembuatan tape singkong yang diberikan ragi,” jelas Ricky.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan praktek pembuatan pupuk kompos. Warga terlihat antusias dan semangat dalam mengikuti kegiatan tersebut. “Melalui program ini diharapkan dapat menjadi solusi dari pengurangan penggunaan pupuk kimia pada tanaman dan sebagai upaya pemeliharaan tanah,” harapnya.

Rilis

Redaksi Teknokra

https://teknokra.com

Kami adalah Unit Kegiatan Mahasiswa yang bergerak dalam bidang peliputan, penelitian, dan penerbitan berita, baik berita kriminal, prestasi, ekonomi, ataupun berita-berita lain dalam bentuk straight news maupun feature, tulisan maupun animasi dan video. Nama lengkap kami adalah Unit Kegiatan Penerbitan Mahasiswa (UKPM) Teknokra Universitas Lampung. Berkedudukan di Universitas Lampung, sehingga artikel kami lebih mengenai Universitas Lampung, dan Lampung.

Related post