Fakultas Pertanian Selenggarakan Kuliah Umum

teknokra.com: Fakultas Pertanian (FP) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan kuliah umum dengan tema “Perkembangan Pemantauan Kesehatan Hutan dalam Rangka Pengelolaan Hutan Berkelanjutan” melalui Zoom Meeting dan Streaming YouTube, pada Senin (24/5). Kuliah umum ini bertujuan untuk memberikan suatu informasi dari berbagai ilmu dan bertukar pikiran mengenai pentingnya kesehatan hutan dalam rangka pengelolaan hutan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Dekan FP Unila, Prof. Irwan Sukri Banuwa menyampaikan bahwa hutan lestari masyarakat sejahtera harus diimplementasikan, sehingga kualitas maupun kuantitas hutan itu harus sehat. “Tiga pilar yang sangat penting didalam mengelola hutan yaitu ekologi, ekonomi dan sosial. Ketiga pilar tersebut harus berjalan agar kelestarian hutan terjaga,” ucapnya.

Pembicara pertama, Dr. Supriyanto (Peneliti Senior SEAMEO BIOTROP/ Keahlian: Bioteknologi dan Fisiologi Pohon), menyampaikan materi dengan judul “Penggunaan Forest Health Monitoring (FHM) dalam Pengelolaan Hutan Berkelanjutan.” Dalam penyampaian materi tersebut beliau menyampaikan bahwa pengelolaan hutan secara berkelanjutan atau lestari, merupakan suatu kebutuhan. “FHM dapat diterapkan di semua sistem silvikultur untuk mendapatkan data dan informasi yang dapat dipercaya untuk pengelola dalam mengambil keputusan managemen dalam pengelolaan hutan berkelanjutan. Selain itu, FHM memerlukan kerjasama dengan berbagai disiplin ilmu untuk mendukung dan memperbaiki teknologi FHM yang mengikuti perkembangan jaman,” ujarnya.

Pembicara kedua, Mujahidin (Koordinator Pemeliharaan Koleksi Tumbuhan/Tim Analis Kesehatan Pohon Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya – LIPI) menyampaikan materi dengan judul “Manajemen Pohon Berisiko: Penanganan Kerusakan Pohon Menggunakan Alat Sonic Tomograph.” Beliau menyampaikan bahwa monitoring kesehatan pohon sangat penting untuk mengevaluasi kondisi terutama kerusakan yang terjadi pada pohon, hasil evaluasi juga dapat menjadi rekomendasi untuk mengambil keputusan dan menentukan kebijakan dalam penanganan pohon beresiko, serta sebagai upaya mitigasi bahaya pohon yang berisiko mengancam keselamatan manusia.

Selanjutnya, pembicara terakhir dalam kegiatan kuliah umum ini disampaikan oleh Dr. Rahmat Safe’i (Pengajar Mata Kuliah Kesehatan Hutan/ Sekretaris Prodi Doktor Ilmu Pertanian Pascasarjana Fakultas Pertanian Universitas Lampung) dengan judul “SIPUT dan SIMANTAN: Penggunaan Sistem Informasi sebagai Instrument Pengelolaan Hutan”. Beliau menyampaikan bahwa penggunaan sistem informasi sebagai instrument pengelolaan hutan dapat digunakan.

“SIPUT untuk menilai dan SIMANTAN untuk memantau kesehatan hutan,” tuturnya.

Sekertaris Jurusan Kehutanan FP Unila, Susni Herwanti berharap kuliah umum kesehatan hutan ini mampu menjadi media forum transfer informasi, ilmu dan pengalaman yang akan dibagikan kepada seluruh peserta kuliah umum, untuk menjadi bekal mewujudkan pengelolaan hutan berkelanjutan.

“Kuliah umum ini diharapkan dapat menumbuhkan jiwa kesadaran semua pihak agar dapat mengimplementasikan metode FHM untuk kelestarian hutan sehingga didapatkan keputusan manajemen pengelolaan hutan yang diperlukan,” ujarnya.

Rilis

Redaktur Jaringan

https://teknokra.com

Related post